ABOUT US

Latar Belakang

Sejak awal tahun hingga 4 Desember 2017, Badan Nasional Penanggulangan Bencana mencatat telah terjadi 2.175 kejadian bencana di Indonesia. Adapun, jumlah tersebut terdiri dari banjir (737 kejadian), puting beliung (651 kejadian), tanah longsor (577 kejadian), kebakaran hutan dan lahan (96 kejadian), banjir dan tanah longsor (67 kejadian), kekeringan (19 kejadian), gempa bumi (18 kejadian), gelombang pasang/abrasi (8 kejadian) ,jumlah korban meninggal mencapai 335 orang, korban luka-luka sebanyak 969 orang, dan korban mengungsi dan menderita sebanyak 3,22 juta orang. Sementara itu, kerusakan yang dihasilkan yakni 31.746 rumah rusak, 347.813 unit terendam, ribuan fasilitas kesehatan, pendidikan, dan peribadatan rusak.
Pengungsi yang terkena dampak bencana

Para pengungsi yang terkena dampak bencana mengalami kesulitan dalam hal penerangan dan komunikasi karena akibat terputusnya jaringan listrik terutama daerah-daerah yang terisolasi dan terputus aksesnya.

Dalam membantu meringankan beban korban bencana, Pemerintah bersama NGO (Non Government Organization) mendirikan Huntara (Hunian Sementara) sebagai pengganti sementara rumah-rumah penduduk yang roboh. Huntara ini masih sangat minim penerangan dan listrik, untuk itu perlu didukung dengan perangkat yang compact dan memadai.

Cara Mengatasi

Untuk membantu mengatasi masalah penerangan dan pasokan sumber daya listrik diperlukan satu teknologi yang mudah di gunakan dan bisa dibawa kemana-mana. SOLAR-Kit merupakan suatu alat yang memanfaatkan energi matahari sebagai sumber energi terbarukan, contoh terlampir pada gambar 1.2. SOLAR-Kit merupakan solar panel tunggal yang simpel dalam instalasinya, mudah dibawa dan murah menjadi solusi untuk daerah – daerah yang terkena dampak bencana alam serta daerah terpencil.
Penelitian telah dilakukan mulai tahun 2017 oleh Tim peneliti untuk menjawab permasalahan tersebut dengan mengembangkan solar tunggal yang simpel dalam instalasi, mudah dibawa dan murah, yang disebut dengan SOLAR-Kit. Produk ini merupakan hasil pengembangan penelitian mengenai efisiensi sistem solar cell tunggal. Hasil uji coba pada skala lab, menunjukan bahwa SOLAR-Kit dapat digunakan pada area tertutup dengan beberapa fungsi standar yang dibutuhkan seperti untuk penerangan, charger lampu dan charger baterai untuk senter atau alat kesehatan yang menggunakan arus DC.
Namun, prototipe SOLAR-Kit yang ada, perlu dilakukan pengujian pada lingkungan sebenarnya serta pengujian untuk mendapatkan sertifikat standarisasi produk sehingga layak dikomersialisasikan. Selain itu, juga akan dilakukan pengkajian secara seksama dalam perspektif teknoekonomi sehingga dapat memberi gambaran studi awal (Pra-FS) peluang bisnis SOLAR-Kit tersebut. Oleh karena itu, pada akhir program ini diharapkan dapat menjembatani dalam pengembangan produk tersebut, khususnya terkait dengan uji kualifikasi kualitas produk dan penyempurnaan desain produk.

Solar Kit – Prototipe

Prototipe laik industri yang akan dikembangkan yaitu sebuah sistem solar panel portabel berbentuk koper lipat. Secara umum, sistem yang dikembangkan pada SOLAR-Kit dapat dilihat pada Gambar 2.1. Produk ini terdiri dari beberapa komponen yaitu koper yang keras sehingga memiliki durabilitas yang baik dan mobile, solar charger controller yang sudah terpasang, solar panel yang mudah dipasang, 500 W inverter DC-AC untuk penggunaan peralatan yang menggunakan listrik AC (seperti rice cooker), lampu LED hemat energi, baterai untuk menyimpan energi dari matahari, charger untuk handphone dan 12 V DC power. Dalam proses pengembangan prototipe terdapat beberapa komponen yang dikembangkan mulai dari penggunaan solar charger controller yang effisiensinya lebih baik dengan menggunakan MPPT (Maximum Power Point Tracking) dan pemilihan solar panel yang memiliki efisiensi konversi daya yang lebih optimal menggunakan monokristalin solar panel. Kemudian dilakukan pengujian operasional dan keandalan dari SOLAR-Kit

Our Great Team

Beranggotakan 3 pemuda dengan background yang variatif, Solar Indonesia bergerak di bidang sosial untuk membantu kebutuhan listrik di daerah. Tidak hanya itu, kami juga bergerak di bidang teknologi, dengan men-develop solar-cell tools kami sendiri, bekerjasama dengan Riset Universitas terpercaya di Indonesia.

  • Agus Ismail
    Agus Ismail Chief Executive Officer
  • Irvan Hermala
    Irvan Hermala Chief Financial Officer
  • Zaid Ramadhan Hanan
    Zaid Ramadhan Hanan Chief Operation Officer
Contact Us

We're not around right now. But you can send us an email and we'll get back to you, asap.

Not readable? Change text. captcha txt